logo

Kebijakan Penggunaan Informasi menjelaskan kegiatan dan aktifitas yang boleh serta tidak diperbolehkan pada layanan GSuites / Google apps for education Pertimbangan Permohonan Pembuatan akun GSuite Direkur Teknologi dan Sistem Informasi, Kepala bagian, kepala sub bagian, berhak mempertimbangkan untuk mengabulkan atau menolak permohonan pembuatan akun GSuite sesuai dengan aturan dan kebijakan yang berlaku. Pembatalan, Penundaan, dan Berakhirnya Pemberian Layanan Direktorat Teknologi dan Sistem Informasi berhak melakukan pembatalan, penundaan dan penon-aktifan layanan hosting pada akun GSuite yang terdeteksi  menyalahi ketentuan.   Kebijakan Penggunaan Layanan GSuite Kebijakan Penggunaan Layanan GSuite ini bertujuan untuk memberikan batasan yang jelas tentang hal-hal tidak diijinkan bagi Pengguna dalam penggunaan Layanan GSuites. Pengguna tidak diperkenankan menggunakan GSuites baik secara sengaja maupun...

Overview MCA merupakan kependekan dari Microsoft Campus Agreement, yaitu program pendaftaran lisensi tahunan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan khusus dari institusi pendidikan tinggi (kampus). Goal Mudah untuk memenuhi kebutuhan. Karena semua komputer dan user di institusi terdaftar dalam jangka waktu perjanjian, akan mudah untuk memastikan bahwa institusi telah memiliki lisensi untuk produk yang dipilih. Administrasi mudah. Subscription licensing meniadakan kebutuhan penelurusan lisensi untuk produk terpilih di setiap komputer. Mengikuti teknologi. Dengan mendaftarkan lisensi, pengguna di institusi dapat memperoleh update terbaru yang dirilis dalam jangka waktu perjanjian. Anggaran dan pembelian lebih sederhana. Dengan satu pembayaran tahunan akan mencakup semua produk yang dipilih untuk...

PINTAS adalah kepanjangan dari Padjadjaran Internet Access , merupakan sistem manajemen pengkontrol aplikasi, trafik lalu lintas data, jaringan wireless dan analisa perilaku pengguna internet, dengan mengimplementasi PINTAS administrator sistem dan jaringan dapat di mudahkan manajemen penggunaan baik dari segi keamanan dan kontrol pengguna internet UNPAD. Goals Memudahkan manajemen pengguna internet UNPAD Memaksimal penggunaan bandwidth internet UNPAD Menerapkan kebijakan dalam penggunaan internet UNPAD Membuat laporan terinci penggunaan internet UNPAD   Kategori pengguna PINTAS Dalam manajemen kontrol penggunaan internet di UNPAD ada 2 kategori dalam menerapkan kebijakan yaitu berdasarkan waktu penggunaan pada waktu kerja dan diluar jam kerja kemudian dibagi menjadi 7 sub kategori berdasarkan level...

Overview Setiap staff, dosen dan mahasiswa yang aktif di Universitas Padjadjaran harus mempunyai PaUS ID untuk mendapatkan layanan-layanan akademik dan IT di kampus UNPAD. Ini berlaku juga bagi tamu yang mengunjungi UNPAD dan membutuhkan akses jaringan. Sebagai contoh tamu yang mengunjungi kampus UNPAD untuk kegiatan konferensi, pembicara dan kegiatan lainya yang sifatnya singkat. Untuk semua tamu-tamu dan tenaga outsourcing UNPAD yang kunjungannya bersifat sementara bisa mendapatkan PaUS ID melalui unit layanan terpadu.   Goal Semua akses terhadap layanan-layanan TIK UNPAD harus melalui portal PaUS Kategori pengguna mendapatkan layanan TIK sesuai dengan levelnya Fungsi layanan PaUS dapat terintegrasi baik dengan PINTAS   Kategori PaUS ID Staff ...

Halaman ini dibuat untuk menyediakan layanan informasi berkaitan dengan kebijakan, perjanjian dan aturan-aturan terutama dalam menggunakan layanan Hosting dan domain. Direktorat Teknologi dan Sistem Informasi mendapatkan tugas strategis untuk menjadi lini terdepan dalam dukungan penyediaan Teknologi dan Sistem Informasi untuk mendukung pengelolaan pendidikan dan tata kelola organisasi di lingkungan Universitas Padjadjaran. Pengguna dianggap telah memenuhi syarat untuk menyetujui perjanjian ini. Download Surat Permohonan dan Perjanjian Hosting   Syarat dan Ketentuan Penjelasan Umum Layanan hosting website yang dikelola oleh Direktorat Teknologi dan Sistem Informasi Universitas Padjadjaran disediakan untuk tujuan meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan hukum yang berlaku di Republik Indonesia maupun Internasional. Penyaluran, penyimpanan, maupun penyajian informasi...

[vc_row css_animation="" row_type="row" use_row_as_full_screen_section="no" type="full_width" angled_section="no" text_align="left" background_image_as_pattern="without_pattern"][vc_column][vc_video link="https://www.youtube.com/watch?v=XIjTgSe1qME"][vc_column_text]Video Tutorial Penggunaan Internet UNPAD (silahkan login PINTAS untuk melihat konten. sumber: youtube)[/vc_column_text][vc_empty_space][/vc_column][/vc_row][vc_row css_animation="" row_type="row" use_row_as_full_screen_section="no" type="full_width" angled_section="no" text_align="left" background_image_as_pattern="without_pattern"][vc_column][vc_column_text]Untuk civitas yang ingin menggunakan layanan internet di area Kampus Universitas Padjadjaran maka dapat mengikuti langkah-langkah berikut : 1. Pastikan Koneksi Wifi Anda terhubung, bila menggunakan jaringan kabel lanjut menuju langkah ke-2 2. Langsung saja buka browser, lalu ketik alamat yang dituju. Ketika membuka alamat yang dituju, otomatis browser akan mengarahkan ke portal PAuS. contoh : 3. Setelah muncul halaman PAUS silahkan isi dengan (1)PauS Name; (2)Password login; (3)Captcha; (4) Klik Sign In.   4. Halaman PAuS akan terbuka 5. Kemudian ketik...

Jakarta - WhatsApp dan Telegram ternyata masih mempunyai celah yang bisa dimanfaatkan untuk mencuri data pribadi, dan penyebarannya pun semudah mengklik sebuah foto yang diterima. Celah keamanan ini ditemukan oleh peneliti keamanan di Check Point Security. Dalam kasus WhatsApp, para peneliti di Check Point mencontohkan dengan mengirimkan sebuah foto yang terlihat normal pada tampilan preview. Namun saat foto itu diklik, pengguna akan diarahkan ke sebuah laman HTML yang dipenuhi oleh malware. Saat laman itu terbuka, ia akan mengambil semua data yang tersimpan secara lokal, setelah itu barulah si pembuat malware bisa membajak akun si korban. "Dengan mengirimkan sebuah foto yang tak terlihat bersalah,...

Jakarta - Salah satu penyebab orang jadi sasaran empuk para hacker adalah ketidakpahaman mengenai keamanan menggunakan jaringan WiFi publik. Untuk itu, ini beberapa tips pakai WiFi publik tanpa khawatir dimata-matai peretas. Delapan tips ampuh ini dipaparkan oleh Norton melalui Security Advocate, Consumer Business Unit, Symantec, Nick Savvides di Jakarta, Jumat (3/3/2017). "Jangan pernah meninggalkan laptop dan telepon genggam Anda tanpa pengawasan, bahkan hanya untuk sesaat," ujarnya. Kedua, atur jaringan wireless di perangkat Anda yang jangan sampai otomatis terhubung dengan jaringan terdekat. Lebih baik diatur agar memilih jaringan hotspot dengan cara manual. Ketiga, pastikan Anda mengakses jaringan hotspot yang legal dengan bertanya pada pemilik jaringan...

Jakarta - Apabila Anda merupakan penikmat WiFi gratisan yang tersedia di tempat umum, adakalanya harus memperhatikan mana WiFi publik yang aman dan mana yang riskan. Security Advocate, Consumer Business Unit Symantec, Nick Savvides, menjelaskan mengenai perbedaan antara WiFi publik kategori baik dengan yang jahat. Menurut dia, jika kita hanya mengandalkan asal terhubung saja dengan WiFi publik tanpa kesadaran, maka kemungkinan Anda bisa disusupi oleh hacker yang masuk lewat jaringan koneksi yang sama dengan korban. Akibatnya, baik itu foto, video, kartu kredit, hingga kebiasaan berinternet bisa dimata-matai. Disampaikan Savvides, tak ada teknis khusus untuk dapat mengidentifikasi mana WiFi yang aman atau tidak. Tetapi, ada satu...